
3 Kesalahan Awal Saat Pilih Universitas
Memilih universitas untuk kuliah di luar negeri bukan cuma soal mencari kampus dengan nama besar atau ranking tinggi. Ada banyak hal lain yang perlu dipertimbangkan supaya universitas dan jurusan yang kamu pilih benar-benar sesuai dengan minat, kebutuhan, budget, dan rencana kariermu setelah lulus.
Sayangnya, masih banyak calon mahasiswa yang terburu-buru menentukan pilihan. Akibatnya, universitas yang dipilih belum tentu benar-benar sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.
Kalau kamu sedang mencari universitas untuk kuliah di luar negeri, pastikan kamu tidak melakukan tiga kesalahan berikut.
1. Memilih Universitas Hanya karena Ranking
Ranking memang bisa menjadi salah satu referensi saat mencari universitas. Namun, bukan berarti ranking harus menjadi faktor utama dalam menentukan pilihan.
Setiap universitas punya keunggulannya masing-masing. Ada yang unggul di bidang tertentu, punya fasilitas yang lebih sesuai, atau menawarkan struktur mata kuliah yang lebih relevan dengan tujuan akademik dan kariermu.
Jadi, jangan berhenti hanya pada pertanyaan, “Universitas ini ranking berapa?”
Coba cek juga course structure atau modules dari jurusan yang ingin kamu ambil. Lihat mata kuliah apa saja yang akan dipelajari dan apakah isinya memang sesuai dengan bidang yang ingin kamu dalami.
Fasilitas kampus juga tidak kalah penting. Laboratorium, studio, fasilitas penelitian, perpustakaan, hingga fasilitas pendukung lainnya bisa memberikan pengalaman belajar yang berbeda selama kamu kuliah.
Intinya, universitas dengan ranking tinggi belum tentu menjadi universitas yang paling cocok untukmu.
2. Menganggap Universitas Harus Berada di Kota Besar
Kota besar memang punya daya tarik tersendiri bagi mahasiswa internasional. Pilihan transportasinya lebih banyak, aktivitasnya lebih beragam, dan kesempatan untuk networking juga terlihat lebih luas.
Tapi, apakah universitas yang bagus harus selalu berada di kota besar?
Belum tentu.
Lokasi universitas juga perlu kamu pertimbangkan dari sisi biaya hidup. Tinggal di kota besar biasanya berarti kamu harus menyiapkan budget lebih untuk akomodasi, makanan, transportasi, dan kebutuhan sehari-hari.
Selain itu, tinggal di kota besar juga tidak otomatis berarti kamu akan lebih mudah mendapatkan pekerjaan setelah lulus.
Karena itu, saat membandingkan universitas, jangan hanya melihat tuition fee atau biaya kuliah. Kamu juga perlu memperhitungkan living cost selama kuliah.
Beberapa hal yang sebaiknya masuk dalam perhitungan antara lain:
- Biaya akomodasi
- Biaya makanan
- Transportasi
- Kebutuhan sehari-hari
- Biaya hiburan dan aktivitas mahasiswa
- Kesempatan mendapatkan scholarship atau beasiswa
Kalau ada universitas yang menawarkan kualitas pendidikan dan jurusan yang sesuai dengan kebutuhanmu, tetapi berada di kota dengan biaya hidup yang lebih terjangkau, pilihan tersebut tentu layak dipertimbangkan.
3. Memilih Jurusan karena Ikut-ikutan
Ini juga salah satu kesalahan yang cukup sering terjadi.
Jangan memilih jurusan hanya karena jurusan tersebut sedang populer atau banyak dipilih orang lain.
Jurusan yang populer belum tentu sesuai dengan minat, kemampuan, dan tujuan kariermu. Apalagi, kuliah membutuhkan waktu, tenaga, dan komitmen yang tidak sedikit.
Karena itu, memilih bidang yang memang kamu minati bisa membuat perjalanan kuliah terasa lebih menyenangkan dan bermakna.
Sebelum menentukan jurusan, coba tanyakan kepada diri sendiri:
“Sebenarnya, apa yang saya sukai?”
Setelah mengetahui minatmu, jangan lupa melihat prospek karier setelah lulus. Cari tahu seperti apa peluang kerja di bidang tersebut dan apakah jurusan yang kamu pilih bisa mendukung pekerjaan atau karier yang ingin kamu bangun di masa depan.
Dengan begitu, kamu tidak memilih jurusan hanya karena sedang tren, tetapi karena memang sesuai dengan minat dan rencana masa depanmu.
University of Dundee: Salah Satu Pilihan yang Bisa Dipertimbangkan

University of Dundee
Kalau kamu sedang mencari universitas di UK dengan pilihan jurusan yang beragam, University of Dundee bisa menjadi salah satu kampus yang masuk dalam pertimbanganmu.
University of Dundee berada di Dundee, Scotland. Lokasi ini bisa menjadi alternatif bagi kamu yang ingin kuliah di UK tetapi tidak harus tinggal di kota metropolitan seperti London.
Salah satu hal yang menarik untuk dipertimbangkan adalah biaya hidup. Berdasarkan materi yang dibagikan, estimasi biaya untuk tempat tinggal, makanan, dan kebutuhan lainnya di Dundee sekitar GBP 1,000 per bulan, atau sekitar Rp24 jutaan, tergantung nilai tukar.
Tentu saja, pengeluaran setiap mahasiswa bisa berbeda-beda, tergantung pilihan akomodasi, gaya hidup, dan kebutuhan sehari-hari.
Jurusan Menarik di University of Dundee
University of Dundee menawarkan berbagai pilihan bidang studi. Beberapa top majors yang disebutkan dalam materi antara lain:
- Forensic Science
- Architecture
- Art & Design
- Urban Planning
- Biomedical Science/Engineering
- Social Work
Pilihan tersebut bisa menjadi pertimbangan bagi kamu yang memiliki minat di bidang-bidang yang lebih spesifik.
Jadi, saat memilih universitas, jangan hanya bertanya:
“Universitas ini ranking berapa?”
Coba tanyakan juga:
“Apakah jurusan yang saya inginkan tersedia dan sesuai dengan tujuan saya?”
Beberapa Program University of Dundee Tercantum dalam Daftar Beasiswa LPDP
Buat kamu yang sedang mencari peluang pendanaan untuk kuliah, informasi mengenai beasiswa juga penting untuk diperhatikan.
Dalam materi yang dibagikan, beberapa program di University of Dundee tercantum dalam daftar beasiswa LPDP, antara lain:
- MSc Biomedical and Molecular Sciences with Entrepreneurship
- LLM International Energy Dispute Resolution and Avoidance
- LLM International Energy Law and Policy
- LLM International Oil and Gas Law and Policy
- LLM The Low Carbon Just Transition
- MSc International Energy Studies and Energy Finance
- MSc International Oil and Gas Management
- MSc International Energy Commerce and Finance
- MSc Sustainability and Environmental Modelling
- MSc Sustainability and Water Security
- MSc Sustainability: Climate Change and Transitions to Net-Zero Economies
Program-program tersebut bisa menjadi pilihan bagi calon mahasiswa yang tertarik melanjutkan studi di bidang energi, sustainability, environmental studies, law, biomedical sciences, dan bidang terkait lainnya.
Namun, sebelum mendaftar, pastikan kamu selalu mengecek persyaratan dan daftar program beasiswa terbaru, karena ketentuan maupun daftar program yang tersedia dapat berubah.
Jadi, Bagaimana Cara Memilih Universitas yang Tepat?
Memilih universitas untuk kuliah di luar negeri sebaiknya tidak dilakukan hanya berdasarkan satu faktor.
Jangan hanya melihat ranking. Jangan hanya mencari kampus di kota besar. Dan jangan memilih jurusan hanya karena sedang populer.
Sebaliknya, coba pertimbangkan beberapa hal berikut.
1. Pilih Jurusan yang Sesuai dengan Minat dan Tujuanmu
Cari tahu apakah universitas tersebut menawarkan program studi yang sesuai dengan minat sekaligus rencana kariermu.
2. Cek Course Structure dan Modules
Jangan hanya melihat nama jurusannya. Pelajari juga mata kuliah yang akan kamu ambil dan pastikan materinya sesuai dengan bidang yang ingin kamu kuasai.
3. Hitung Biaya Hidup
Selain tuition fee, jangan lupa menghitung living cost selama kuliah. Lokasi universitas bisa memberikan pengaruh cukup besar terhadap budget yang perlu kamu siapkan.
4. Cari Tahu Scholarship yang Tersedia
Kalau biaya menjadi salah satu pertimbangan, cari tahu juga peluang scholarship atau beasiswa yang bisa membantu meringankan biaya studi.
5. Pikirkan Prospek Karier
Kuliah bukan hanya tentang mendapatkan gelar. Pikirkan juga apa yang ingin kamu lakukan setelah lulus dan pilih program studi yang bisa mendukung rencana karier jangka panjangmu.
Kuliah di Luar Negeri Jangan Cuma Ikut Tren
Pada akhirnya, universitas terbaik bukan selalu universitas dengan ranking paling tinggi atau kampus yang paling populer di media sosial.
Universitas yang terbaik untukmu adalah universitas yang paling sesuai dengan kebutuhan, minat, kemampuan, dan tujuan masa depanmu.
Mulai dari jurusan, course structure, fasilitas, lokasi, biaya hidup, scholarship, sampai prospek karier setelah lulus, semuanya perlu dipertimbangkan sebelum membuat keputusan.
Kalau kamu masih bingung menentukan universitas dan jurusan yang cocok untuk kuliah di UK, berdiskusi dengan education consultant bisa membantu kamu mendapatkan gambaran pilihan yang lebih sesuai dengan profil dan rencana studimu.
Mau kuliah di University of Dundee atau universitas lain di UK?
Hubungi JACK Study Abroad untuk mendapatkan informasi dan konsultasi seputar pilihan universitas, jurusan, admission, hingga peluang scholarship.
Jangan pilih universitas cuma karena ranking. Pilih yang benar-benar cocok untuk masa depanmu.
Untuk informasi studi di luar negeri, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. JACK Study Abroad bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti UK, Australia, New Zealand, USA, Canada, Singapore, dan juga Eropa. Jika membutuhkan informasi terkini terkait studi di luar negeri, kamu bisa follow social media JACK Study Abroad di Instagram & TikTok. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 081 2990 77788 atau datang langsung ke kantor JACK Study Abroad yang terdekat dari rumahmu.
Baca Juga :
Lulus S1 Psychology? Pilih Jurusan S2 Ini Aja
Kuliah di Victoria University of Wellington, New Zealand: Bisa Stay 3 Tahun dan Dapat Beasiswa
Kuliah Business atau Design? Mana yang Lebih Cocok untuk Kamu?
